Rabu, 14 Mei 2025

Seni Merayu Tuhan

 



 

Judul Buku

: Seni Merayu Tuhan

Penulis

: Husein Ja’far Al-Hadar

Penerbit

: Mizan

ISBN

: ISBN 978-602-441-255-5

 

 

              Salah satu alasan membeli buku Seni Merayu Tuhan ini sebenarnya karena pada beberapa waktu lalu Habib Husein Ja’far akan hadir dalam bedah buku yang diselenggaran di event di Kota Tegal. Nah, iseng beli buku ini ternyata memberikan makna besar bagi saya pribadi.

              Kalau kita bisa saja merayu manusia karena meminta sesuatu, tentu kitapun bisa merayu Tuhan sebagai bentuk doa kita. Tetapi uniknya meskipun buku ini membahas bagaimana kita merayu Allah, tetapi tidak ada amalan yang tertulis dalam buku ini. Adapun cuplikan terkait dengan ayat dari Alquran hanya ada terjemahan yang dicuplik dalam Al- quran.

              Buku Seni Merayu Tuhan mengajarkan kita untuk belajar memaknai setiap ibadah yang kita lakukan baik itu ibadah sholat,zakat, haji dan ibadah lainnya. Tetapi yang paling mengena adalah bagaimana satu satunya kalimat arab dibuku ini yang ditulis dengan latin yang menyadarkan saya betapa segala sesuatu yang kita punya itu hanya untuk Allah SWT.

               

‘Inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi robbil alamin ( sesungguhnya shalatku, Ibadahku, hiduku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta)”

              Jadi kalau baca di atas tidak ada hal yang kita miliki semua adalah milik Allah, lantas apakah kita sudah berdoa dengan merayu atau malah mendikte?

              Uniknya justru terkait Seni Merayu Tuhan ini justru hanya ada di awal bab saja. Sisanya kita akan dimanjakan dengan pembahasan filsafat ringan yang terjadi di sekitar kita. Salah satunya pembahasan terkait dengan belajar iman  kepada barber shop. Bagaiamana kita percaya dengan orang lain yang akan mencukur rambut di kepala kita, tetapi kadang kita justru tidak percaya dengan Allah.

              Seni Merayu Tuhan ini memang ada banyak cara tentang bagaimana kita menggunakan keseharian kita untuk berdoa. Bisa dengan yang paling ringan yaitu senyuman, atau mungkin dengan memaafkan orang lain sebelum kita tidur. Sebenarnya hal sepele ini seperti yang kadang kita lupakan. Kita lebih cenderung mencari jalan yang jauh untuk merayu Tuhan.

              Buku ini pun membahas terkait bagaimana kita harus beragama dengan akhlak yang baik yaitu  mengajak bukan mengejek. Kita terkadang mungkin bermaksud mengajak orang untuk melakukan kebaikan tetapi ditolak. Karena ditolak kadang justru malah kita mengejek dan menjadi sok pemilik surga dan neraka. Beragama juga seharusnya seperti GPS, ketika kita menggunakan GPS dan salah jalan, GPS akan segera membantu mengarahkan ke jalan tercepat dan benar. Tanpa lantas marah – marah dan menghina kita. Ini pula yang Rasulullah lakukan saat sahabatnya melakukan sebuah dosa, beliau tidak menyalahkan tapi fokus mencari solusi.

              Buku Seni Merayu Tuhan buku spiritual yang ringan tanpa berat dengan cuplikan ayat – ayat Alquran sehingga dapat dibaca dimana saja. Dan tentunya buku ini ada banyak quotes yang bisa dijadikan penyemangat hidup.

              Bagi kamu yang mungkin sedang butuh buku penyemangat hidup yang ringan mungkin bisa baca buku ini. Tetapi bacalah dengan pelan tanpa harus terburu waktu. Karena menurut saya setiap bab butuh jeda untuk kita coba lakukan. Salah satu contohnya saat Bab OTW Tol Suga. Dalam bab tersebut disebutkan bahwa ada sahabat yang ibadahnya biasa aja tapi Rasulullah menjamin dia akan masuk surga. Amalannya apa?nah baca sendiri yak hehehe.

              Itu tadi sedikit resensi buku Seni Merayu Tuhan karya Habib Husein Ja’far Al-Hadar. Semoga membantu teman – teman yang mungkin sedang mencari buku islami yang ringan atau bagi kamu yang sedang butuh pencerahan tanpa merasa di gurui buku ini lah yang kamu butuhkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar